Jumat, 31 Mei 2019

Setanggi

Ada saja dan kita hanya merendahkan nada suara tak lepas dari risaunya sebab lidah telah biasa tak ucapkan pelan tapi bagaimana untuk memeliharanya setiap perkataan kemudiaan memilih bunyinya masing-masing ketika itu sendiri diantara ruang dan kebiasaan ketika tak bisa membedakan perihal makna yang tersendat ketika candaan tak lagi membikin kita tertawa hanya jika pertemuan melahirkan langkah yang harus ditempuh seolah kita telah pernah tersesat dan hilang tak harap menemukan jejak yang gampang dan risau yang melatih untuk lagi menjadi fase yang diungkit lagi dan saatnya ketika tak punya tak apa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar