Seminggu sebelum berangkat di beritahu nya ia tak akan kembali kepada ruangan ini yang ada hanya salam perpisahan darinya kepada siapa saja tak terkira yang hadir di kepalanya adalah adegan yang tak mau untuk menunjukkan pemeran yang kabur dan lagi tak menginginkan segala kejayaan kembali kepada hutan dan rumah hanyalah bangunan yang dimiliki oleh wanita sebagai yang menganugrahkan kehidupan wanita itu berjalan keluar melauli jalan di depan rumahnya yang hanya kembali di balik pagar kayu yang tersusun dan kemudian membuka sendal melangkahkan kakinya kepada taman memijak rumput yang tumbuh liar tak terawat hingga ia rebah dan nanti malam kembali suatu saat ia tak ingin dijemput makanya dimana saja pintu dibiarkan terbuka sebab ia telah khawatir oleh waktu bukan keadaan yang menyebabkannya begitu ia hanyalah wanita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar