Seperti kau kini yang membayang di terpa cahaya mentari pagi sebelum kini kau berdiri dan sampai menyentuhkan jemari mu dari bayangan yang bisa saja tinggal serpihan di kakimu sinar yang menyinarinya hilang terbawa kabut itu menyelinap dalam ruangan sebelum kau benar-benar miliki waktu untuk bergegas menyambut suara siapa itu yang datang mendahuluimu menyebut nama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar