Di pelabuhan kini tiada angin buritan seperti sejak kapal berlabuh hanya sebentar lalu lekas perginya lekas datangnya kemudian kita akan menghitung seumpama jemari yang tak cukup kita telah lapang dalam penderitaan dan ekses untuk membunuhi saja diri yang tiada sanggup menanggung lagi namun kita tiada jera untuk mengulang agar sampai benar segala maksud hati untuk semua permainan yang bahkan tak pernah di mulai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar