Sekarang ia bisa rebah
Kepada angin yang menyisir
Rumput dan akar pohon menjulang
Dalam kabut yang terangkat
Di tanah daun penanggalan basah
Yang koyak dari sumsum dan tulang
Kemarin sungai masih dilayari
Oleh petani yang kehilangan jembatan
Tapi kebun mesti di airi
Mesti di bereskan oleh duri belukar dalam semak
Dan tanah mengepul unggunan
Kalau hari yang telah biasa dalam hitungan semua menjadi lebih pelan dan pasti
Silahkan tinggalkan saja pesan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar