Apa kau punya suatu kebanggan
Tak kau miliki sendiri tetapi akan habis dalam perjalanan dan setiap singgah
Mereka menyapa dengan getir
Begitu lamunan kau habiskan
Apa setiap persona menyimpan pesona
Ia yang membiru dalam detik
Setiap kau masuki sudut matanya
Pernah kah terbayang setiap persimpangan penuh manusianya menunggu
Ia tak akan sedia dengan ramalan buruk tentang masa depan
Segalanya baik dan terkutuklah kesunyian itu
Yang membungkus setiap harap dalam dustanya sebagai pria
Tidak ada komentar:
Posting Komentar