Semakin tipis oksigen dalam ruangan ini mungkin
Kini kita berada bersama nyaris menuju pada hampa
Karena terlalu banyak
Pada berbisik tentang ini tentang itu
Untuk sekedar tahu butuh banyak bertanya
Tentu asal pada tempatnya
Dan itulah kita jadi gagal memahami seluk beluk yang kusut dan dengan begitu kita jadi bebas memilih mau bagaimana nanti saat kita menua
Pun dengan garis tangan yang mesti disudahi sebelum terik benar
Dan rumah terlalu jauh untuk kembali pulang
Dan jika nanti angin kencang telah reda dan semua tak mau peduli lagi dengan ricik-ricik gemetar air pada dinding goa
Dan siap dengan segala sisa yang akan kita habiskan
Tetapi sebelum itu maukah seseorang memimpin doa?
Rabu, 08 Mei 2019
Kepada siapa saja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar