Sehingga ia pilih melerai perkelahian itu ia pilih terbunuh bersama dengan keramaian orang adakah disini tempat kembali yang baik tetapi untuk menghilangkan curiga dengan beberapa pelarian ia tak akan lepas begitu saja ia masih mampu menghuni persendiannya apabila segalanya membentuk perisai berlindung dari kepenatan untuk tumbuh bersama untuk bisa merasakan cahaya mentari dan larut dalam kepedihan yang tersaji
Bilakah kita mencapai segala cita dapatkah asa untuk membagi pedih disini segalanya akan terbilang semisal ukuran yang tak tergapai dalam siasat sementara akan adanya kehidupan lain
Masihkan kebiasaan hadir dari yang sederhana kita tak bisa kembali dari pembuangan dan begitu saja tiba-tiba kita sampai sebuah tempat yang tak boleh di tawar kita hanyalah kata yang tak lagi ditahankan tetapi tertanggung oleh racun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar