Kita pernah menyadari sedalam minuman yang hanya kau pesan di kerumunan ia berjalan melalui dan tak akan ada prasangka kitalah yang akan mewakili setiap khianat dan akankah kemudian kita dapatkan segala yang tak pernah kita miliki akankah ada yang lain yang lebih berhak atau pantas untuk mencapainya sedangkan makna tidak begitu namun tetap kemudian kita berikan kepada segala arti yang menolak kita singkirkan kita hanyalah sia-sia seperti bualan itu sesaat sebelum kalian menengok sesaat sebelum ia panggilkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar