Setelah panas dijerangi kami memilih untuk maju saja dan meninggalkan apa-apa yang tak terbawa di belakang kami mungkin akan memulai apa yang dahulu sempat direncanakan dan nampaknya tak juga mudah tanpa sebab
Anak kecil menangisi ibunya yang abai terlebih bawaan yang tak ada lagi hanya sisa-sisa harap hanya bulir-bulir kesungguhan untuk siap dan segera memulai kehidupan tidak di tanah kelahiran
Makadari itu kami akan lebih punya kesempatan bersama waktu mengenalnya yang dulu tak sempat yang kini menegur seperti kawan lama yang telah tak di temui atau sesekali teringat juga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar