Dalam darahnya mengalir serbuk yang ia dapat dan sekarang mungkin di kenakannya dalam berbagai pertemuan yang ia sangka saja
Sementara tak ada arah lain dari setiap percakapan yang di temui hanyalah beberapa kesungguhan yang mungkin suatu saat dapat menjadi muara dari segala keluh kesah nya sebagai anak manusia yang selalu harus mengorbankan meskipun terkadang dirinya pun ikut jadi pilihan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar