Minggu, 12 Mei 2019

Tak pernah terlambat

Ini kali tiada membujur mengalir menuju muaranya
Muka air menjadi riak
Saat di lempar batu oleh kanak

Di sini selalu tenang
Dan langit belumlah terang

Tapi burung jarang nampak
Selain suara nya samar-samar
Pada kembalikah

Seketika langit jadi lapang
Mentari cepat datangnya

Sekali aku terbayang pulang
Pada simpang dan gang jalan kutinggalkan goresan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar