Atau kemudian aku pernah meniti jembatan kecil terbuat dari beberapa bilah bambu yang ditebang saat hutan seberang tak lagi menjanjikan kebahagiaan yang cukup untuk kita angkut bersama
Kearah pantai tadi larinya sajak beringin dan pohon yang bertahan oleh cuaca yang kita segerakan
Saat kau bersenggama saat itu pula ia mengadukan maksudnya dan tak sanggup untuk mengelak dari curiga; itu milik kalian rupanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar