Kemaren lagi aku tlah temui kau bukan, di persimpangan kita berjabat tangan seperti kemilau pada cahaya mentari yang mengenai kaca jendela rumah kita
Dan serupa seberapa air yang meloncat mencapai tubuhmu saat laju kendaraan tak tertahankan melindas genangannya
Setelah ini waktu agaknya meringankan tanggungan kita dan telah pernah kita mencoba untuk mengundur sedikit agar tak berkurang berat beban hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar