Matari beri pada kami arti lagi
Jiwa yang tak terbasuhkan
Malang yang datang tak dapat pergi
Hapus senyummu bidari seribu
Jauh lagi parit hendak digali
Kita akan menemu malam
Berlecut mimpi
Dan yang koyak altar rebah sebatang badan; tempatku nanti
Jauh dari ranjang menanti kini
Akan bicarakah bila meja telah sempurna bundarnya
Sembari berlaku kutautkan juga pada pasainya wajah oleh kesumat memuncak
Padat ketika itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar