Terpisah juga pelangi itu
Dari yang menakar cuma ia katakan
Sebelum lebih tahu dari yang lain
Di jalanan debu lagi tak biasa berterbangan dan sampai kembali kepadamu
Di samping tepian yang basah kini kita sanggup dapat berdiri
Namun kan ufuk kembali di atas cerlang matamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar