Kukira kau bukan yang dulu lagi pertanyakan maksud sebelum datang kelak kita bersua hingga lambaikan harap perpisahan
Hanya permainan yang kau harap tak usai namun bertambah sinarnya hingga penuhi raga kita dengan peluru peluh itu
Sampai kau jemput maknanya dalam yang dipendam tapi bukan tak mungkin hanya akan sia-sia saja
Karena yang kau ingat berlainan benar dengan apa yang sendiri ketahui selain meningkap dan kita seraya menolak kesadaran, dan untuk itu perlu penantian yang kita tagih sempat hingga bermuara segala mimpi itu dalam gejolak harimu yang kau rangkai demikian hingga tak ada lagi seteru dan untuk itu kau mau berlama-lama sebenarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar