Tetapi yang diributkan tak ada
Hanya jendela dan angin malam yang memaksa masuk
Sebelum jatuh di telinga kita hingga bersua apa yang dicari
Sepadat itukah nyatanya
Selepasnya tawa atau masih kita mampu bercanda
Dalam hidup tak juga bersuka
Selama hati kita kau jangkau
Dan tenanglah geraknya lebih terciumi kini
Melangkah gembirakan apa yang tidak kita suka yaitu kehampaan
Di bulan pun cuma beternak terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar