Rabu, 17 Juli 2019

Selamat malam

Diambang pintu berjaga
Takdir yang kalau kau bergerak ia ikut menjauhimu demi segala kemungkinan yang kalau kau datangi menjadikan bahagia milikmu sehari itu

Ia yang percaya pada pagi dahulu tak begini atau mestikah segala sunyi ia rambati pelan sebelum bujuk rayu yang pertama dan setelah itu kedua kali

Kau tak pernah mengharapkannya masuk dan mengetuk terlebih dahulu lalu menanyakan akan kubawakan apa supaya nyenyak tidur malammu nanti jika mimpi tak dapat kau temui masihkan dengan dosa pertama dan kau sebut itu cinta seperti aku api yang membakari ingatanmu dan mengabu kenangan itu, selamat malam tuan besar sampaikan salamku pada bidari-bidarimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar