Minggu, 07 Juli 2019

Selayaknya

Berlainan pula kemana pantai dan yang tak datang hanya kesedihan menarik diri dalam malu yang mau bertaut seakan hidupmu hidupku bersambut dalam senang pula kuhitung bintang aku terpapar bujuk rayumu

Pucuk dicinta malang pun tiba

Kuminta hati agar jangan beranjak dahulu kelain bidang nyatanya gerak tak banyak selain cuka mesti dihadang kita pelaut tanpa buritan menyandang pisak lalu melanjut ke laut lepas
Walau hidup sekali tujuan pantang mundur hilang di lacurkan

Manakah mata kini kusebut hanya meminta yang tua berkalung sabut yang muda bersandar lapuk

Ini hidup sekalian aku yang punya saja begitu bukan tuan tanpa merasai tak boleh buang pelita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar