Setiap malam lajur nan dahulu
Kini dipenuhi tak lagi oleh cermin di pantai yang panjang
Apa pasal kerumunan itu dibungkam dan ia berlari menuju bilik milik tetangganya
Hari kukira telah baru lagi
Maka ia dihadapkan kepada penjuru yang akan asing bagi siapa saja
Namun pikirnya begitu tak ada salahnya untuk membuka pintu
Dan biarkan mereka masuk dan menemu seperti anak-anak kami dahulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar