Yang kini jauh begitu
Tak banyak cara untuk hidup agar dapat bertahan
Sisanya memilih menumpu pada apa saja yang nanti baru diketahuinya
Apakah sengaja tuhan
Selama berjalan silih berganti keluar masuk
Yang mana lagi akan tak sempat
Sebabnya aku berbagi berkat bukan nubuat
Menjelang itu terjadi kita kemudian tak percaya kepada kesalahan dan terus mengulangi
Apa-apa kian tak nampak
Bergemuruh di sebut
Sepi dihisap
Kita kelana tak tentukan arah
Namun pulang jua keharibaan
Dan sampai kasih kita pertautkan tak lagi temukan bahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar