Sampai pula adalah kedipan mata kau matang kita memilih kemudian untuk bercerai
Sampai juga sewaktu ada yang pertautkan dan hanya lingkaran tadi yang tidak kita perhitungkan maka aku lebih memilih untuk sabar dalam perhentian
Tidak dengan keberlanjutan kita lalu menamakannya keberpihakan
Menamakan dengan sebuah penebusan setelah ini masih adakah yang patut kita pelihara daripada ikut pula untuk mengabur dan kita kemudian menyangkal kehilangan demi kehilangan
Setelah reda pula yang tak kita akui dari diri kita sendiri suatu saat menjadi mata dari pisau oleh-olehkan sebuah luka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar