Sebelum mandi dan terjun kesungai ia kami ikatkan kepada batang jembatan dengan rahasia kecil sebelum benar dan menganggap apapun kini sebagai kejelian dari mata yang memandang kepada sunyi
Hanya saja kiat yang direbut sebelum sunah dijalani menghambat lajunya dan waktu tiada membebani kini selain itu kita hanya akan berkelit serupa jelaga di tepi aku terduduk menghadap ke jendela menatap dengan ragu-ragu
Mata sembab bola kasih piara dan senyawa embun turun melalui celahnya jika kita hanya tengadah tak berusaha mendekap lain dari pada binar kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar