Ranting patah dan kebanyakan hanya menirukan suara patah daunnya memanggil sementara itu adakah kesediaan bagi kita untuk menyudahi semua ini yang kita sangka dan lekas datangnya kemanakah segala keriangan yang tak kita punya namun hanya segelas irama yang tertuang dan kita teguk habis hingga lepas segala keraguan
Sehabis itu langit yang masih halus rupanya tak kita sebut dalam pertemuan namun terhempas begitu saja dan adakalanya kita kemudian pasrahkan saja
Ketika kita masih menyimpan dan tak lagi kita miliki waktu untuk berbagi umpama bunga kertas dan yang hilang bakal tetap kita nantikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar