Darah mudaku yang tak henti mengalir pergi menjelajahi dan akhirnya menetes dari pangkal nadi menuju deru suara yang memecah sunyi kala itu
Sekian pekat dan jelaganya di surau itu menanti aini yang telah terbangkan khayal tapi tak sampai apabila setiap kita menamatkan cerita masing maka tak perlulah tangis itu ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar