Jumat, 21 Juni 2019

Teramat

Sebelum sempat merangkai kata ia terdiam oleh amukkan yang datang dan mengarah kepadanya telah ia coba untuk  menundukkan kepala tak menganggap dan adakah nanti pikirannya meleset ia coba cerna setiap kata-katanya hanya saja lebih baik mungkin dengan bersikap seolah semuanya tak pernah sempurna di matanya

Anak kecil tadi menangis di pangkuan ayahnya ia hanya tak temukan kata yang tepat ia marah kepada dirinya dan atau ia akan lebih menggunakan air matanya untuk membuka jalan bagi suara menemui kata-kata
Tak pernah ia merasa lebih bosan untuk menjelaskan kepada kami apa yang mengganggu dirinya yang jelita didalam keanggunan dan kami akan betah untuk memanjakannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar