Kemarin lagi tak pernah kita menghempas dan kembali usang
Lalu kini mengabarkan yang tak pernah terjadi lalu apa saja kita khawatirkan oleh sebab mimpi
Kembali sebelum ruas terisi teduh oleh nestapa dan apa yang tak pernah tersentuh dari bisikan dan kemudian kita patahkan
Selamanya berdiri sembari terus menguatkan
Disamping itu tubuh dan duduk dalam satu dua hitungan
Pada saat kita tak temukan bukti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar