Jumat, 28 Juni 2019

Menumbuhkan bunga di dada

Mrnyirami ladang dan mengirim pulang pikiran tentang kemarin maupun besok

Kita kemudikan yang patah dan telah kita arahkan kepada yang lebih hijau dari taman ini hanya saja sedikit limau atau goresan sabar

Diraihnya sesuatu itu namun masih ditemukannya kunci kearah semua yang kita kira telah binasa

Seumpama dengan keringanan melewati kepungan dan pulang sebagai hamba menggulingkan ketidak becusan diri lebih dari sekali ini

Lalu agar meriah pestanya kuikutkan sekalian dengan yang hanya terbersit namun tak kurang jua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar