Kamis, 20 Juni 2019

Tanda mata

Dan aku akan mengejar layangan yang terputus menuju sawah sebagai bocah yang kemarin terjatuh dari batang pohon rambutan

Tak mengadu kepada siapapun dihidup yang sekian kita coba menjauh dari apa saja dan hanya dengannya kita pilihkan beberapa momen yang mesti dapat dan tak akan lolos

Memang merahnya berapi membakar sisa dan kau pun cukup untuk merasa bebas berpikir bahwa hanya kau satu-satu nya yang akan tergelak jika nanti kau temukan jalan pulang kepada rumah yang kita sebut begitu

Ada benarnya memang dengan saksi yang kita terima atau kau tak jua mengharap kepadanya apa saja akan terasa lebih baik jika ada yang menemukan ketentraman disana diantara jagat kata milik mu

Dan kau sekali saja menghadap kearah laut mengharapkan angin nya membelai mu serupa binar mu dahulu yang tetap percaya dengan keriuhan yang kini kau pendam kau tak pernah merasa sungkan untuk meninggalkan dan aku

Hanya jika kita tak lagi miliki mainan yang akan dihabiskan dalam masa yang ringan atau memang kau akan mendapatkan pilihan dan pergilah kemana hatimu suka hingga nanti kau dapatkan kata yang tak sembarang muncul kau yang hanya jadikan ia mainan ia memilihmu kemudian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar