Ada yang hilang saat duduk di beranda
Ketika datang seorang lagi
Mengantar diri
Dalam pekat malam kita merasa lebih beruntung atau tidak pernah sama sekali berjuang mengalahkan
Serta merta diri bergantung dan sekarang mulai jarang sekali untuk mengimbangi hanya kesudahan yang di harapkan yang baik mestinya
Daun gugur jatuh tak memilih tempat dan gumpalan awan berlagu lagi pula kita menemu untuk saling pertanyakan kabar kepada terdekat lalu pulang dengan pesan terselip
Hari depan mengawang di depan mata lalu kemana lagi pertanyaan-pertanyaan ini disingkirkan
Yang kelak akan membawa diri kembali ketempat semula berpijak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar