Hanya dalam kilasan ophelia kau sanggup kutatap ketika itu dan yang terbayang bukan lagi senandung yang dilantunkan ketika gelas penuh kita berkaca-kaca menatap padahal tidak satupun yang hadir lalu abai dengan cibiran kulalui memang dan dalam lirikannya menyembur kesumat itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar