Suatu menjelma tarian cahaya yang timbul dan muncul adalah tuts piano yang ditekan pilu namanya
Kemudian sesaat kita hanya mampu untuk berkabar ke arah angin kemana saja kepergian dan semua akan berpulang kepada batu dan air, tanah dan kayu
Lalu semoga saja dengan ringkih yang mengabur sebatang lagi pohon tumbang
Membalut dan menerjang luka adalah serumit kegundahan kita dengan wanita yang dipermainkan dirinya
Maka sembilu pahit pada arang yang mengundang darah dan amarah dimana letak kerisauan dan tabir yang belum lagi pernah terbayar oleh gegap gempita duka dan kesedihan
Disana ia telah mampu dan sanggup menggapai kesediaan untuk memahami kesaksian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar