Bertanya tentang esok hari.
Masih adakah, dan yang kita perdebatkan bukan lagi soal.
Hanyakah kebanyakan yang dahulu sempat dimulai lalu berakhir dengan kalimat yang cepat datangnya.
Terserah setelah menghabiskan banyak waktu dengan sebisanya untuk tunduk dan mengerjakan dan kembalikan yang bukan kepunyaan kita.
Tapi kini didunia padam dan kepalaku saja lebih berat dari keputusan.
Lalu kita mengendap seakan pernah meraihnya yang akan kita temui nanti dalam kamar-kamar yang kita jaga.
Aku kan kembali dan lebih utuh dari ini
Semisal sedikit yang tak hanya kita ketahui.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar