Mengabur batas antara
Oleh jingga dan rasa marah kucampur tuak sisa
O, perahu di tiang mana menunggu
Tak selama kunantikan pacar di labuh lain terakhir
Malamnya bersenda dan celaka
Akulah yang kala itu
Tak permisi haturkan salam
Padanya kasih lautku
Kembali sebagai
Lelaki lain dari parasmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar