Hanya dengan sebanyak yang diketahui dari selama ia menunda agar tak hanyut
Terlebih pikirannya pada segala yang tergadai
Selain untuk merubah dan kembali pada angan panjangnya
Segala tak terang padahal
Yang dijauhi sedari ini hanyalah
Perbandingan selain menemui akal-akalannya
Namun suatu ketika tertanam gundah dalam
Tak lagi ia hentikan untuk mencoba memahami atau keperluan untuk kembali menuai yang padahal tak kita sekalipun pernah mengenali
Satu-dua peluru
Sembilu katamu
Dan dengan mencapai walau tidak ia dinanti
Demi hari yang masih akan datang
Seolah ia mendekati yang padahal tak pernah dicobanya
Sebab hanya dengan begitu kita mampu memaafkan
Amarah memburu pada kau sembunyi dibalik pagar itu
Lalu sesaat boleh menampik memiliki
Dengan begitu semuanya akan jadi mungkin
Bagiku bulan bersinar di kota yang tak pernah ingin kumiliki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar