Seringkali ia merapalkan sebuah kalimat sebelum nanti tiarap dan yang ada hanyalah suara kecil yang dibuat seakan tak boleh ada yang mendengarnya
Untuk berjalan dan sebelum menguntit perlahan ia palingkan wajah ketika namanya disebutkan
Di sudut kelas sebuah meja terbalik setelah sebelumnya sebuah tubuh menghantam dengan keras ketika ia dipukuli dan terjatuh tak sanggup menahan keseimbangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar