Pernah sekalipun kami akan memanggil
Sampai ia menoleh kemana datang suara
Di sekanya rambut yang terurai
Dan ketika itu ia pamit
Menagih kepada waktu yang akan mari saja ia pilih lalui setiap lamunan dengan beragam proyeksi yang dapat ia perjuangkan
Makanya pelan ia bangkit
Ikut mengantri bergiliran
Namanya kupanggil
Orang asing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar