Sampai musim yang ringkih pesonanya seribu awan bergelimpangan cakrawala tak menyudahi derita untuk jiwa yang terlalu jauh mencari obatnya
Di rumah-rumah tersebar
Sabar milik pemberani yang merasuk malam
Dan rupanya
Mainan juwita hanya sunyi yang tertata dengan nada sendirinya
Muasal dari segala sedih arah semua sepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar