Diajaknya dirinya berkeliling saat dimana yang diketemui atau mulai dicoba ialah dengan sedikit banyak teori tentang tuhan
Saat kita mengajari diri padahal tak ada yang boleh nanti menuntut banyak
Demikian perlahan dengan asalnya waktu yang semakin memberi sekejap saja untuk beralih dari mimpi kepada lamunan
Suatu saat matahari pun mengantarkan kepada kita bias yang sangat memberi kejelasan dari terangnya
Padahal ia sama saja dengan gelegar tawa pada musim dimana tuan sembelih anaknya
Dan dengan itu pula ia lebih banyak meminta untuk putuskan saja
Lebih dari itu kita mengira dan padanyalah kembali derita bermuasal kepada suara-suara sebelum malam maka menyesalkah saat ia lakukan walaupun waktu hanya sisipkan sedikit peluang untuk bergerak dan dengannya kita pulang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar