Dibujuknya diri yang tertawan dalam tubuh bukan pikiran
Ia kemudian meraih lagi
Yang tak mampu dikiranya adalah
Kau yang pernah atau bahkan ia tegur
Sekali kemudian
Yang walau tak di kehendakinya
Suara itu
Sesaat sebelum
Mereka berkehendak
Tetapi adakah
Dengan pelan kami lalu
Menghardiknya
Yang tak mau dihiraukannya
Suatu kali walaupun
Ia katakan kepada orang asing
Wajah yang kasar
Atau mungkin saja kelakar yang mengarah kepada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar