Yang ia tahu dari lukisan ini ialah kesempatan dalam menjalani yang lebih dapat di maafkannya ketimbang untuk muncul lalu tenggelam sebagai zaman
Maka saja suatu hari baik ia diminta pulang atau tak usah saja menjalani kesia-siaan atau apa saja yang ia sesali suatu saat nanti hingga yang nampak hanyalah kesediaan yang ia biarkan tumbuh seiring kecemasan yang sampai kepadanya bak lantunan gema suara yang ia teriakkan adalah namanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar