Sejauh lurah maka yang sihirkan hujan
Sampai sembilu melarutkan biru di langit juga rupanya
Sia-sia menangkal
Dan laguna menarik sekumpul lumba-lumba kemana arus
Dipendamnya rindu kepada ragu itu
Siang malam menjelma usaha untuk lolos dari kemalangan
Sebab asal tak pernah hadirkan jerat-jerat hingga selesaikan yang tak berurat tak disangkal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar