Merusak inginnya yang beku oleh fantasi dan dedaunan masih rimbun selagi aku menuruni kepada angin yang berhempus disaat akan mengakhiri pertemuan terakhir ketika itu kau masih mengingat ciuman pertama mu dengan nya hanya bakal mengawasi sebelum runtuh dan hanya akan meluap lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar