Diantara waktu kita yang mengabur dan pilu
Walau semakin deras datangnya tapi tak bakal membalikkan
Dan sesekali arti mencoba untuk berpasrah atas segala janji
Dari itu kita mengambil batasan yang dia diamkan
Bilamana dengan banyaknya yang tak lagi tercapai jatuh satu persatu menimpa kau
Dan lagipula tak jarang ia yang biasanya bisa untuk dipergunakan dan yang hilang diantara percikkan yang kita tak persoalkan
Sebab angin masih ingin berada dalam lingkar dan kau sebut ia penghujan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar