Manakah yang lebih bertarung diantara meja mengadu untung
Manakah yang lebih bersuka diantara ranjang maut berpaling
Manakah yang lebih disuka ketika hidup dipaksa untuk diam saja
Lalu yang diambilah tak ada di celah di depan ia kau hitung
Terlebih lagi dengan mudanya yang kini kau tak punya hah hidup memang lekas sebelum buntung
Sebelum jerat lebih deras ia menyapa menyangkut kemudian pelan menggilir nestapa
Antara malam ke siang lalu mungkin peluh kita singkirkan oleh angin yang berhembus tak bertanya hendak kemana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar