Pernah di rentangkan dan aku hanya memeluk kepada kebenaran
Serupa lebam biru kuhitung kini sebagai upah
Selalu dan tak pernah letih menyia-nyiakan
Sebagai onak berduri merintih kulewati juga
Dan dengan hanya berpasrah pada kehendak langit menuju mata; mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar