Sampai dengan bumi baru
Kita adalah tempias yang terpelihara dari ranum dan tak jatuh apa saja kemudian berobah dan tak tetap
Sebagai kau selayaknya aku jenuh pada pertikaian dan kata antara titik dan koma maka kemanakah lagi yang tak tersentuh kemudian bertahan pada bilangan terakhirnya
Menerima saja tak pernah semudah saat kita memilih diantara banyak atau yang tak dapat kini ada bersama pilihan aku yang dahulu sebelum kau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar