Menunggu teriakan
Dibalik pintu dan ruangan
Kami abaikan
Perihal dan yang keluhkan
Ialah gemar untuk pelihara sujud
Waktu kita kian tidak sanggup untuk meminta
Padahal jauh tertanam cahya
Sebelum bulirnya dan ingatan tentang kekekalan yang tiada
Menutupi hadirnya
Hari kemarin adalah
Entah siapa atau bagian dari apa
Makanya
Warna selalu saja berubah atau kita tak pernah letih untuk melebih-lebihkan keriangan walau untuk itu akan ada yang tertunda atau malah hanya bakal
Menunda
Untuk hidup dan yang berkurang dari kemegahan
Ialah kesimpulan yang kita sembunyikan dari takluk
Tak pernah menahan lebih dari beban
Dan hidup yang sekali ini minta dibukakan segala pintu
Selain menerka
Kita masih bisa sekedar mengingatnya
Kamis, 13 Juni 2019
Berkelung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar