Jumat, 14 Juni 2019

Pendakian

Ia yang pisahkan
Setiap saat bergulir sebagai beludru yang menyatu atau bakal kembalikah lagi di masa yang akan datang

Malah hanya mencoba ringankan segala rupa yang dirias dalam kiasan kembalikah ia

Akan kembali sebagai keramahan yang pergi untuk tiada utuh masih miliknya

Perahan kata yang kita unggun di malam hanya awan hitam menolak masuk lebih jauh lagi
Kata dibiarkan kembali kepada arah datangnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar